Manchester United membawa tekad besar jelang laga Boxing Day kontra Newcastle United pada pekan ke-18 Premier League 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Old Trafford, Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB, Setan Merah ingin bangkit dari hasil buruk sekaligus memberikan kado Natal berupa kemenangan untuk para fans mereka.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, secara terbuka menyampaikan harapannya agar laga ini menjadi titik balik kebangkitan timnya. Ia menyadari betul betapa spesialnya pertandingan Boxing Day bagi publik Old Trafford, terlebih setelah kekalahan menyakitkan dari Aston Villa pada pekan sebelumnya.
Momentum Boxing Day yang Selalu Spesial
Pertandingan Boxing Day selalu memiliki makna tersendiri dalam tradisi sepak bola Inggris. Selain menjadi hiburan utama di masa libur Natal, laga ini juga kerap menjadi tolok ukur mental dan konsistensi tim dalam menghadapi jadwal padat akhir tahun.
Manchester United tidak terkecuali. Bermain di Old Trafford pada Boxing Day hampir selalu identik dengan atmosfer luar biasa. Ribuan fans memenuhi stadion dengan harapan melihat tim kesayangan mereka menutup tahun dengan hasil positif.
Ruben Amorim memahami betul ekspektasi tersebut. Dalam konferensi pers jelang laga, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa timnya memiliki tanggung jawab besar untuk membalas dukungan para suporter.
“Kami semua tahu bahwa pertandingan Boxing Day ini sangat penting untuk para fans kami, dan kami harus memberikan sesuatu untuk fans kami,” ujar Amorim.
Bangkit Usai Kekalahan dari Aston Villa
Manchester United datang ke laga ini dengan modal yang kurang ideal. Pada pekan sebelumnya, Setan Merah harus menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa di Villa Park. Kekalahan tersebut memutus tren positif MU yang sebelumnya tak terkalahkan dalam beberapa pertandingan.
Hasil negatif itu membuat posisi Manchester United di klasemen sementara Premier League sedikit tertekan. Oleh karena itu, laga melawan Newcastle bukan hanya soal gengsi, tetapi juga sangat penting untuk menjaga persaingan di papan atas.
Amorim menilai kekalahan dari Villa sebagai pelajaran berharga. Ia berharap respons para pemainnya terlihat jelas saat menghadapi Newcastle, terutama dari sisi mentalitas dan determinasi.
Amorim Tetap Percaya Diri
Meski mengakui bahwa Newcastle United adalah lawan yang sulit, Ruben Amorim tetap menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Menurutnya, skuad asuhannya memiliki kualitas yang cukup untuk mengamankan tiga poin, asalkan bermain dengan disiplin dan fokus penuh.
Newcastle memang bukan lawan sembarangan. Tim besutan Eddie Howe telah menjelma menjadi kekuatan stabil di Premier League dalam beberapa musim terakhir. Permainan agresif, fisik kuat, dan transisi cepat menjadi ciri khas The Magpies.
Namun Amorim yakin Manchester United mampu mengimbangi bahkan mengungguli Newcastle, terutama dengan dukungan penuh dari para fans di Old Trafford.
“Saya percaya bahwa tim saya, para pemain saya bisa memenangkan pertandingan ini. Saya juga yakin kepada para pemain muda kami yang akan membantu kami untuk memenangkan pertandingan ini,” tegas Amorim.
Peran Pemain Muda Jadi Kunci
Salah satu poin menarik dari pernyataan Amorim adalah kepercayaannya terhadap para pemain muda. Di tengah keterbatasan skuad akibat cedera, pemain muda Manchester United diprediksi akan mendapatkan peran lebih besar.
Amorim dikenal sebagai pelatih yang berani memberi kesempatan kepada pemain muda. Ia menilai laga besar seperti Boxing Day justru bisa menjadi panggung ideal bagi talenta muda untuk menunjukkan kualitas dan mental bertanding mereka.
Dengan energi, keberanian, dan motivasi tinggi, para pemain muda diharapkan mampu menutup kekurangan pengalaman dan membantu MU tampil kompetitif sepanjang laga.
Manchester United Pincang di Lini Tengah
Di balik optimisme tersebut, Manchester United harus menghadapi kenyataan pahit terkait kondisi skuad. Setan Merah tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu Newcastle.
Masalah terbesar berada di lini tengah. Dua pilar utama, Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo, dipastikan absen akibat cedera. Absennya dua gelandang tersebut membuat opsi Amorim di sektor tengah sangat terbatas.
Bruno Fernandes dikenal sebagai motor serangan MU, sementara Kobbie Mainoo merupakan gelandang muda yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tim. Tanpa keduanya, Amorim harus memutar otak untuk menyusun kombinasi lini tengah yang solid.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri, mengingat Newcastle memiliki lini tengah yang kuat dan agresif. Kesalahan kecil bisa berujung fatal jika MU gagal mengontrol permainan.
Old Trafford Jadi Harapan Terbesar
Meski pincang, Manchester United masih memiliki satu senjata utama: Old Trafford. Bermain di kandang sendiri selalu memberi energi tambahan bagi para pemain Setan Merah.
Dukungan fans yang memadati stadion diharapkan mampu meningkatkan semangat juang tim, terutama di momen spesial seperti Boxing Day dan suasana Natal. Amorim berharap atmosfer Old Trafford bisa menjadi faktor pembeda dalam laga krusial ini.
Kemenangan atas Newcastle bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal membangun kembali kepercayaan diri tim dan menjaga hubungan emosional dengan para fans.
Penutup
Laga Manchester United vs Newcastle United pada Boxing Day 2025 diprediksi akan berlangsung sengit. Dengan kondisi skuad yang tidak ideal, Ruben Amorim tetap menaruh keyakinan besar pada timnya untuk bangkit dan memberikan kado Natal berupa kemenangan bagi para fans.
Apakah Setan Merah mampu menjawab tantangan dan menutup tahun dengan senyum di Old Trafford? Semua akan terjawab dini hari nanti.