Hasil Juventus vs Cremonese, Juventus tampil luar biasa saat menjamu Cremonese pada lanjutan pekan ke-20 Serie A musim 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Allianz Stadium, Turin, Selasa dini hari WIB, 13 Januari 2026, Bianconeri menang telak dengan skor 5-0 dan menunjukkan dominasi penuh sejak menit awal hingga akhir laga.
Kemenangan besar ini menegaskan ambisi Juventus dalam persaingan papan atas Liga Italia. Anak asuh Luciano Spalletti tampil agresif, disiplin, dan sangat efektif dalam memanfaatkan peluang. Lima gol Juventus dicetak oleh Gleison Bremer (12’), Jonathan David (15’), Kenan Yildiz (35’), bunuh diri Filippo Terracciano (48’), dan Weston McKennie (64’).
Hasil ini membuat Juventus semakin kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan koleksi 39 poin. Sementara itu, Cremonese harus pulang dengan tangan hampa dan masih tertahan di posisi ke-13 dengan 22 poin.
Dominasi Juventus Sejak Menit Awal
Sejak peluit awal dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat lini belakang Cremonese kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit keenam, Juventus hampir membuka keunggulan ketika Jonathan David memanfaatkan kesalahan bek lawan, namun sepakan kerasnya hanya membentur tiang gawang Emil Audero.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-12 melalui situasi yang cukup unik. Sepakan voli Fabio Miretti mengenai kepala Gleison Bremer dan berubah arah, membuat Audero mati langkah. Gol tersebut langsung meningkatkan intensitas permainan Juventus.
Tiga menit berselang, keunggulan tuan rumah bertambah. Khephren Thuram mengirimkan umpan terobosan tajam yang diselesaikan dengan dingin oleh Jonathan David. Skor berubah menjadi 2-0 dan Juventus semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.
Drama Penalti dan Kartu Merah Pelatih Cremonese
Cremonese sempat mendapat angin segar pada menit ke-23 ketika wasit menunjuk titik putih setelah Dennis Johnsen terjatuh akibat kontak dengan Manuel Locatelli. Namun, setelah meninjau VAR, keputusan penalti tersebut dibatalkan karena pelanggaran dinilai tidak cukup kuat.
Keputusan VAR tersebut memicu kemarahan pelatih Cremonese, Davide Nicola, yang melancarkan protes keras hingga berujung kartu merah. Situasi ini semakin mempersulit tim tamu yang sudah tertinggal secara permainan dan skor.
Juventus justru mendapat hadiah penalti pada menit ke-33 akibat handball Federico Baschirotto. Kenan Yildiz yang maju sebagai eksekutor memang gagal pada percobaan pertama, namun ia dengan sigap menyambar bola muntah dan mengubah skor menjadi 3-0.
Hingga akhir babak pertama, Juventus tampil dominan dengan penguasaan bola tinggi dan pressing efektif. Cremonese nyaris tidak mampu menciptakan peluang berarti. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tiga gol tanpa balas bagi tuan rumah.
Babak Kedua: Cremonese Kian Terpuruk
Memasuki babak kedua, Cremonese mencoba melakukan beberapa pergantian pemain. Namun, strategi tersebut tidak membuahkan hasil. Justru Juventus kembali mencetak gol cepat pada menit ke-48.
Upaya Weston McKennie di sisi kanan menghasilkan gol bunuh diri dari Filippo Terracciano, yang salah mengantisipasi bola dan malah memasukkannya ke gawang sendiri. Skor menjadi 4-0 dan laga praktis sudah berada dalam kendali penuh Juventus.
Juventus tidak menurunkan tempo permainan. Kenan Yildiz kembali merepotkan pertahanan lawan dengan pergerakan lincahnya. Emil Audero harus bekerja keras melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mencegah kebobolan lebih banyak.
Luciano Spalletti kemudian melakukan rotasi dengan menarik keluar Kenan Yildiz dan Andrea Cambiaso, serta memasukkan Edon Zhegrova dan Juan Cabal demi menjaga keseimbangan tim.
Gol Kelima dan Penegasan Superioritas
Juventus vs Cremonese, Gol kelima Juventus tercipta pada menit ke-64 melalui skema serangan yang rapi. Pierre Kalulu mengirimkan umpan lambung akurat ke kotak penalti, yang disambut dengan sundulan tajam Weston McKennie. Emil Audero kembali tak mampu berbuat banyak, dan skor berubah menjadi 5-0.
Cremonese hanya sesekali mengancam, salah satunya lewat sepakan jarak jauh Alberto Grassi yang masih mampu ditepis dengan baik oleh Michele Di Gregorio. Selebihnya, Juventus tampil solid di semua lini dan mengontrol tempo permainan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi kemenangan terbesar Juventus di Serie A sejak 2018, sekaligus mengirim sinyal kuat kepada para pesaing mereka di papan atas klasemen.
Statistik Juventus vs Cremonese
- Tembakan: 16 – 5
- Tembakan tepat sasaran: 10 – 1
- Penguasaan bola: 56% – 44%
- Operan: 572 – 400
- Akurasi operan: 91% – 83%
- Pelanggaran: 16 – 6
- Kartu kuning: 0 – 1
- Kartu merah: 0 – 0
- Offside: 3 – 0
- Tendangan sudut: 4 – 5
Susunan Pemain
Juventus (3-4-2-1)
Michele Di Gregorio; Lloyd Kelly, Bremer, Pierre Kalulu; Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Manuel Locatelli, Weston McKennie; Kenan Yildiz, Fabio Miretti; Jonathan David.
Cremonese (3-5-2)
Emil Audero; Matteo Bianchetti, Federico Baschirotto, Filippo Terracciano; Giuseppe Pezzella, Dennis Johnsen, Warren Bondo, Alberto Grassi, Alessio Zerbin; Jamie Vardy, Federico Bonazzoli.